Misteri Kalor: Mengapa Es Bisa Mencair?
Haii peeps🙌🏻
Pernahkah kamu bertanya-tanya kenapa es batu bisa mencair, teh panas perlahan mendingin, atau tubuh terasa hangat saat berada di bawah sinar matahari?🤔 Semua fenomena sederhana itu berkaitan dengan satu konsep penting dalam fisika: kalor. Meskipun sering dianggap sekadar “panas”, kalor sebenarnya memiliki makna ilmiah yang jauh lebih dalam. Memahami konsep ini bukan hanya penting bagi pelajar, tetapi juga membantu kita menyadari bagaimana energi bekerja dalam kehidupan sehari-hari. Yuk, pelajari lebih jauh apa itu kalor, bagaimana ia berpindah, dan kenapa perannya begitu besar dalam dunia nyata!
🔍 Definisi Kalor
Kalor adalah energi panas yang berpindah dari suatu benda atau zat yang bersuhu lebih tinggi ke benda atau zat yang bersuhu lebih rendah.
💫Perpindahan Kalor
Perpindahan kalor adalah proses di mana energi panas berpindah dari satu benda ke benda lain karena adanya perbedaan suhu. Kalor selalu mengalir dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah hingga tercapai kesetimbangan termal.
💥Rumus Kalor Terkait Perubahan Suhu
Suhu adalah ukuran rata-rata energi kinetik partikel-partikel dalam suatu benda atau zat. Ketika energi panas (kalor) ditambahkan ke suatu benda, partikel-partikel dalam benda tersebut bergerak lebih cepat, yang menyebabkan kenaikan suhu.
🔥Hubungan antara kalor dan perubahan suhu dapat dijelaskan dengan rumus:
Q= m × c × ∆T
Keterangan:
Q: kalor (joule)
m: massa benda (kg)
c: kalor jenis (joule/kg°C)
∆T: perubahan suhu (°C)
✨Rumus Kalor Terkait Perubahan Fasa
Fasa adalah bagian dari suatu sistem yang memiliki sifat fisik dan kimia yang seragam. Setiap fasa memiliki bentuk dan susunan partikel yang berbeda, misalnya padat, cair, dan gas.
Contohnya: air dan es dalam satu gelas terdiri dari dua fasa, yaitu fasa padat (es) dan fasa cair (air), karena keduanya memiliki struktur dan sifat yang berbeda meskipun berasal dari zat yang sama, yaitu H2O
Pergantian dari satu fasa ke fasa lain disebut perubahan fasa, seperti mencair, membeku, menguap, atau mengembun.
Hubungan antara kalor dengan perubahan fasa dapat dijelaskan dengan rumus:
Q= m × L
Keterangan:
Q: kalor (joule)
m: massa benda (kg)
L: kalor laten, yaitu energi yang dibutuhkan untuk mengubah 1 kg zat dari satu fase ke fase lain tanpa mengubah suhu.
💫Asas Black
Asas Black menyatakan bahwa Kalor yang dilepaskan, Kalor yang diserap
Benda bersuhu tinggi akan melepaskan kalor
Benda bersuhu rendah akan menyerap kalor
Hubungan dengan pembuatan es puter
- Adonan es puter memiliki suhu lebih tinggi dibandingkan campuran es dan garam di luar tabung kaleng
- Kalor dari adonan akan dipindahkan ke campuran es dan garam hingga adonan es krim mengalami perubahan suhu dan mulai membeku
- Es dan garam digunakan untuk menurunkan titik beku
- Saat garam dicampur dengan es, campuran ini menyerap kalor dari lingkungan dan adonan es puter, menyebabkan titik beku larutan turun di bawah
Pembuatan Es Puter:
Bahan Pembuatan Es Puter:
- Susu full cream
- Perasa tambahan
- Es batu
- Garam kasar
Alat Pembuatan Es Puter:
- Kaleng
- Baskom
- Sendok
Langkah Pembuatan:
1. Campurkan susu full cream dan perasa tambahan ke dalam kaleng. Kemudian aduk hingga rata.
2. Siapkan baskom dan isi dengan es batu. Es batu tersebut akan dilumuri oleh garam kasar.
3. Tutup kaleng tersebut dengan penutupnya kemudian taruh dengan posisi kaleng berdiri di dalam baskom.
4. Putar kaleng selama 20-30 menit atau hingga adonan es krim dalam kaleng sudah membeku (Hati-hati dengan es batu yang terasa panas jika dipegang).
5. Setelah adonan membeku, es krim siap dinikmati.

Komentar
Posting Komentar